Bromo buka lagi setelah kebakaran. Kawasan wisata Gunung Bromo akan kembali menerima wisatawan mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB, setelah sebelumnya ditutup total akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Keputusan pembukaan kembali ini disampaikan Balai Besar TNBTS setelah penanganan kebakaran dilakukan melalui pemadaman, penyekatan, pembasahan, pemantauan, patroli, dan pengawasan di sejumlah lokasi terdampak.
Kabar tersebut menjadi perhatian wisatawan yang sebelumnya harus menunda perjalanan ke Bromo karena kawasan wisata ditutup demi keselamatan pengunjung dan mempercepat proses penanganan kebakaran.
Bromo Buka Lagi Mulai 19 September 2026

Kawasan wisata Gunung Bromo resmi dijadwalkan kembali dibuka mulai 19 September 2026 pukul 00.01 WIB.
Sebelumnya, aktivitas wisata ditutup total sejak 12 September 2026 menyusul kebakaran yang terjadi di kawasan TNBTS. Penutupan dilakukan dari seluruh pintu masuk untuk mendukung proses pemadaman sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan wisatawan.
Menurut informasi terbaru, pembukaan kembali dilakukan setelah kondisi kawasan dievaluasi dan penanganan kebakaran dinilai telah tertangani. Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan karena kawasan masih berada dalam kondisi pascakebakaran.
Bagi wisatawan yang ingin mengetahui gambaran umum kawasan sebelum berangkat, informasi mengenai wisata Gunung Bromo juga dapat menjadi referensi awal.
Bromo Sempat Ditutup Total Akibat Kebakaran
Kebakaran Bromo menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi musim kemarau. Vegetasi berupa rerumputan yang kering ditambah potensi angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.
Balai Besar TNBTS kemudian memutuskan menutup seluruh aktivitas wisata mulai 12 September 2026. Penutupan tersebut dilakukan untuk memberikan ruang bagi petugas dalam menangani kebakaran sekaligus mengurangi risiko terhadap wisatawan.
Kawasan yang terdampak kebakaran juga menjadi perhatian karena kondisi asap dan vegetasi kering dapat memengaruhi jarak pandang serta keselamatan pengunjung.
Dengan kondisi tersebut, keputusan membuka kembali Bromo dilakukan setelah melalui pemantauan dan evaluasi lapangan.
Penanganan Kebakaran Bromo Tetap Mendapat Pengawasan
Dibukanya kembali kawasan wisata bukan berarti pengawasan terhadap potensi kebakaran dihentikan.
Petugas masih melakukan pemantauan dan patroli di sejumlah titik. Wisatawan juga diminta memperhatikan arahan petugas selama berada di kawasan Bromo.
Kondisi ini penting diperhatikan karena kawasan Bromo berada dalam periode musim kemarau. Pengunjung sebaiknya tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan wisatawan antara lain:
- Tidak membuat api unggun.
- Tidak melakukan pembakaran di kawasan wisata.
- Tidak membuang puntung rokok sembarangan.
- Tidak membuang korek api atau benda yang berpotensi menjadi sumber api.
- Mengikuti arahan petugas di lokasi.
- Segera melapor apabila melihat asap atau titik api.
Aturan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kawasan Bromo setelah kebakaran.
Wisatawan yang Sudah Memiliki Rencana Perjalanan Bisa Mulai Bersiap
Pembukaan kembali Bromo menjadi kabar penting bagi wisatawan yang sebelumnya telah merencanakan perjalanan pada September.
Namun, calon pengunjung tetap perlu mengecek ketentuan terbaru sebelum berangkat karena kondisi lapangan dapat berubah mengikuti cuaca, keamanan, dan kebijakan pengelola kawasan.
Wisatawan yang berangkat dari Malang juga dapat mempersiapkan rute perjalanan terlebih dahulu. Informasi seperti rute Bromo dari Malang dapat membantu menentukan pilihan perjalanan dan titik keberangkatan.
Open Trip Bromo Mulai Rp275 Ribu
Bagi wisatawan yang ingin kembali berkunjung setelah Bromo dibuka, salah satu pilihan perjalanan adalah Open Trip Bromo Sunrise Kaza Holiday mulai Rp275.000 per orang untuk harga standard weekday dari Malang.
Paket ini menggunakan sistem sharing trip dan sharing Jeep 4WD dengan keberangkatan setiap hari. Selain dari Malang, tersedia pula penjemputan dari Batu dan Surabaya.
Harga Open Trip Bromo Kaza Holiday saat ini tercatat sebagai berikut:
| Kota Keberangkatan | Weekday | Weekend |
|---|---|---|
| Malang | Rp275.000/orang | Rp300.000/orang |
| Batu | Rp325.000/orang | Rp350.000/orang |
| Surabaya | Rp800.000/orang | Rp825.000/orang |
Untuk wisatawan yang ingin mendapatkan dokumentasi, tersedia tambahan Rp50.000 per orang dari harga standard. Dengan demikian, paket dokumentasi dari Malang mulai Rp325.000 per orang pada weekday.
Informasi lengkap mengenai paket tersebut dapat dilihat melalui halaman Open Trip Bromo.
Paket ini mencakup transportasi PP sesuai area layanan, sharing Jeep 4WD Bromo, tiket masuk TNBTS khusus WNI, BBM, parkir, retribusi desa, serta driver.
Pilihan Private Trip Bromo Mulai Rp1,65 Juta
Selain open trip, wisatawan yang ingin perjalanan bersama rombongan sendiri dapat memilih Private Trip Bromo Kaza Holiday mulai Rp1.650.000 per grup untuk 2 orang pada weekday.
Private trip ini berangkat dari Kota Malang melalui rute Malang–Tumpang–Bromo–Tumpang–Malang dan menggunakan satu private Jeep 4WD untuk satu grup. Kapasitasnya antara 2 sampai 6 orang per grup.
Untuk weekday, harga private trip adalah:
- 2 orang: Rp1.650.000/grup
- 3 orang: Rp1.700.000/grup
- 4 orang: Rp1.750.000/grup
- 5 orang: Rp1.800.000/grup
- 6 orang: Rp1.850.000/grup
Sementara harga weekend dimulai dari Rp1.700.000 per grup untuk 2 orang.
Wisatawan juga dapat menambahkan paket dokumentasi seharga Rp500.000 per grup, dengan fasilitas fotografer dan videografer, foto hasil edit, video reels, video cinematic, serta seluruh file melalui Google Drive.
Informasi lebih lengkap mengenai paket tersebut tersedia pada halaman Private Trip Bromo.
Spot Bromo yang Bisa Dikunjungi
Setelah kawasan kembali dibuka, perjalanan wisata Bromo kembali dapat direncanakan dengan menyesuaikan kondisi dan aturan di lapangan.
Dalam paket perjalanan Bromo, sejumlah spot yang menjadi tujuan antara lain:
- Sunrise Point
- Bukit Widodaren
- Kawah Bromo
- Pura Luhur Poten
- Lautan Pasir Berbisik
- Padang Savana
- Bukit Teletubbies
Daftar destinasi tersebut tercantum dalam informasi paket perjalanan Kaza Holiday, dengan urutan kunjungan yang dapat menyesuaikan kondisi lapangan.
Wisatawan yang ingin mengetahui karakter masing-masing lokasi juga bisa membaca informasi mengenai Kawah Bromo atau Sunrise Gunung Bromo sebelum menentukan itinerary.
Apa yang Harus Diperhatikan Setelah Bromo Dibuka?
Pembukaan kembali Bromo setelah kebakaran membuat wisatawan perlu lebih memperhatikan keselamatan dan kondisi lingkungan.
Selain mengikuti aturan kawasan, pengunjung sebaiknya tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi cuaca atau akses di lapangan tidak memungkinkan.
Informasi resmi mengenai kawasan dapat menjadi rujukan utama sebelum keberangkatan. Wisatawan juga dapat melihat informasi pengelolaan kawasan melalui situs resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Sementara itu, informasi umum mengenai Gunung Bromo juga tersedia melalui Wikipedia Gunung Bromo.
Bromo Buka Lagi, Wisatawan Tetap Diminta Waspada
Bromo buka lagi setelah kebakaran mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 00.01 WIB. Pembukaan dilakukan setelah penanganan dan evaluasi kondisi kawasan pascakebakaran.
Meski aktivitas wisata kembali diperbolehkan, wisatawan tetap diminta mengikuti arahan petugas dan menjaga kawasan dari potensi munculnya sumber api.
Bagi wisatawan yang sudah memiliki rencana perjalanan, pembukaan ini menjadi kesempatan untuk kembali mengunjungi Bromo. Pilihannya juga cukup beragam, mulai dari Open Trip Bromo mulai Rp275.000 per orang dari Malang hingga Private Trip mulai Rp1.650.000 per grup untuk 2 orang pada weekday.
Yang paling penting, perjalanan setelah kebakaran tetap perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi kawasan, cuaca, serta seluruh aturan yang berlaku.
Update artikel: 18 September 2026. Informasi pembukaan Bromo dapat berubah mengikuti kondisi lapangan dan keputusan terbaru dari pengelola kawasan TNBTS.



